ROOSTER
Rooster, band
asal Inggris yang sekarang sedang naik daun.Rooster dibentuk pada 2002 oleh Nick Atkinson (vokal), Luke Potashnick (gitar), Ben Smyth (bas/backing vokal) dan Dave Neale (drum). Keempat personil Rooster itu bukan sekedar mampu memainkan musik, masing-masing personilnya punya talenta besar dalam menulis lagu. Bahkan di tahun 2005 ini bisa dikatakan sebagai tahun kemenangan buat Rooster. Pasalnya dua singlenya berada di tangga lagu Inggris. Single perdana “Come Get Some” berada di posisi tujuh, sementara lagu jagoannya yang merupakan single kedua, “Staring At the Sun” di posisi lima di Jajaran tangga lagu di Inggris, malah sempat nangkring di posisi atas, dan bertahan di Top 20 lebih dari tiga minggu. Lagu ini juga mendapat respon dari publik dan telah diputar di radio-radio Eropa. Rooster pernah menggelar promo tur di Indonesia, salah satunya menggelar konser di Hard Rock café, Jakarta pada tanggal 6 September 2005. Pada album perdana Rooster Dalam album yang diberi judul Rooster ini merupakan campuran dinamis ala rock ‘n’ roll. Bahkan mereka terinspirasi dari musik legenda seperti The Rolling Stones, Led Zeppelin (Jimmy Page) dan Eric Clapton. Saat ini Rooster telah merilis dua album yaitu “Rooster” di tahun 2005 dan Circles and Satellite” di tahun 2006.Kalau mau lebih lengkap masuk aja kesitus resminya
www.roosteroffial.com….
THE S.I.G.I.T – The Super Insurgent Group Of Interperence Talent
Band yang mengusung garage rock dengan tampilan seadanya yang dibentuk ketika zaman sekolah setingkat SMP antar teman saling bertemu diantaranya yaitu Rekti, Adit dan Acil yang kemudian membentuk sebuah band yang mengusung ciri khas dengan sound dari mulai The Stone Roses sampai dengan Led Zeppelin, dimana personil band yang selama itu ada saling silih berganti, ada yang datang ada yang pergi, dengan, kemudian pada tahun 2002, Farri datang ke dalam band tersebut, dengan kemampuannya dalam “recording dan arranging” dimulailah mereka untuk menciptakan lagunya mereka.
Band tersebut yang dikenal sebagai THE. S.I.G.I.T (The Super Insurgent Group Of Interperence Talent), yang pernah tampil dalam salah satu acara di stasiun televise swasta nasional ini kemudian mereuskan kiprahnya dalam membuat mini album dengan recording SPILLS Record, yang diberi judul “SELF TITTLED”, dengan single pertamanya yang berjudul “SOUL SISTER”, menjadi
hits di radio-radio kota Bandung dan Jakarta yang kemudian dianugerahi sebagai “The Hottest Rock N Roll Band” oleh majalah MTV TRAX, Selain itu juga dengan masuk sebagai salah satu OST. Catatan Akhir Sekolah dengan melalui single “Did I Ask Your Opinion?” menjadi saalh satu jalan untuk menjadi single pertama yang di-“broadcast” oleh MTV Indonesia. Tidak lama kemudian mereka meninggalkan SPILLS Record untuk kembali pada “roots” semula dengan membuat demo sendiri dan “low budget” serta “DIY Ethics” yang tetap menjadi suatu ideal bagi mereka.
Sekitaran tahun 2005, menjadi tahun yang begitu berat dikarenakan dengan ”budget” yang dimiliki belum memenuhi untuk melakukan “recording” walaupun dibantu oleh para “gigs” yang menjadi pasukan mereka atau biasa disebut insurgent army, akhirnya mereka membuat beberapa material lagu yang memiliki muatan yang kuat.
Keseriusan mereka akhirnya terjawab sekitaran tahun 2006 dengan adanya tawaran “recording dari label local yang bersifat independent yaitu FFWD Records yang memiliki konsentrasi dalam merilis album yang bermuatan pop act seperti mocca, club 8, akhirnya mereka membuat album dibawah label FFCUTS Records yang merupakan naungan dari FFWD Records, sebuah divisi yang berkonsentrasi pada musik ROCK. Kemudian album mereka “launch” apda tanggal 26 Desember 2006 dengan hasil “sold out”. Kemudian kabar terakhir yang diketahui mengenai perkembangan mereka sekitaran April 2007, empat track “EP” tealah dirilis di Australia diatas bendera CAVEMAN!Records & Reverberation Dist. Dimana “EP” ini merupakan salah satu pembuka bagi THE.S.I.G.I.T. terhadap para pencinta ROCK di Australia sebelum merilis FULL LENGTH ALBUM di
bulan Juni 2007, Dimana salah satu singlenya dengan tittled “BLACK AMPLIFIER” mendapat sorotan media dari Australia dan U.K serta beberapa band internasional seperti Dirty Pretty Things, Soledad Brothers & Mando Diao serta Jet memperhatikan THE. S.I.G.I.T. memiliki nilai potensial untuk menjadi band yang lebih go internasional dari kawasan asia. THE.S.I.G.I.T. yang formasinya terdiri dari Aditya Bagja Mulyana, Farri Icksan Wibisana, Rektivianto Yoewono, dan Donar Armando Ekana memiliki “discography” diantaranya yaitu THE SIGIT (EP) – SPILLS ECORD – 2004, VIDEO READY O – DVD compilation kids of riots substreo – 2005, OST. Catatan Akhir Sekolah – FFWD Records – 2005, VISIBLE IDEA OF PERFECTION – FFWD Records – 2006, BLACK AMPLIFIER – CAVEMAN!Records & Reverberation Dist.- 2007, VISIBLE IDEA OF PERFECTION – CAVEMAN!Records & Reverberation Dist.- 2007.
Mereka dapat dikunjungi di situs myspace mereka
www.myspace.com/thesigit atau e-mail di thesigit@yahoo.com.
Credit to allbandung
The GazettE

The Gazette adalah sebuah band Visual Kei di Jepang. Band ini terbentuk diawal tahun 2002 dan berada dibawah label PS Company,dimana label ini juga merupakan label dari Miyavi,Alice Nine,Kra dan Kagrra,para personil dari Band ini mengatakan bahwa band yang paling mereka hormati dan banyak memberikan inspirasi terhadap musik Gazette adalah X Japan dan Luna Sea.
The gazette berdiri pada tanggal 10 bulan maret tahun 2002, dengan beranggotakan Uruha, Reita (both formerly of Karasu, Ma’die Kussë, L’ie:Chris, and Kar+te=zyAnose), Ruki (formerly of Mikoto, Ma’die Kussë, L’ie:Chris, and Kar+te=zyAnose), Aoi (former Mervilles and Artia guitarist), and ex-drummer Yune (formerly of La’DeathtopiA, Mervilles, Artia, and Vall’na racill).
Gazette mengawali karir mereka dengan mengeluarkan single pertamanya yang diberi judul “Wakaremichi” yang diluncurkan pada tanggal 30 April 2002, Dan dibulan 20 September 2002 mereka meluncurkan lagi single keduanya beserta VHS-nya yang dikasih nama “Kichiku Kyoushi -Dokushin 32-sai Dokushin- no nousatsu kouza”[panjang banget kaya' kereta api aja], dan disaat itulah mereka mendapat label record pertamanya .Diawal tahun 2003 Yune sang Drummer meninggalkan band tetapi, mereka sempat mengeluarkan single ketiga mereka “Gozen 0-ji no torauma RAJIO-[30.09.2002]“,selang beberapa waktu Kai, mantan drummer dari Mareydi†Creia masuk menggantikan Yune.Selain mendapat drummer baru Gazette juga mendapatkan Label baru yaitu “PS Company label”.
Didebut pertama gazette bersama Kai mereka mengeluarkan album ke-empat yang diberi judul “Cockayne soup” dan mereka memulai tour pertama mereka bersama band Hanamuke dan tour kedua gazette dilakukan bersam band Vidoll.
Pertengahan Desember tanggal 28 ditahun 2003 tepatnya, Majalah Beauti-fool’s Fest mengadakan Konser Besar bersama band Kra, Gullet, Pink Halleluja, Gazette, deadman, Miyavi, D’espairsRay, Daigo Stardust, Merry dan MUCC. Awal Januari 16, 2004,Gazette mengadakan konser tunggal mereka yang diberi nama “Tokyo saihan ~JUDGMENT DAY~ 2004.1.16 SHIBUYA-AX LIVE DVD” yang di di DVD-kan. Dihari setelah DVD konser mereka (28.04.2004) berdiri juga “the official Gazette fanclub”.
Maret 30, 2004 mereka membuat “MADARA” mini-album, album MADARA ini menduduki peringkat ke-2 di “the Oricon Indie Charts”. Pertengahan Augustus 25 mereka mluncurkan DVD konser mereka “Heisei Banka”.
Dibulan Mei mereka meluncurkan PV-DVD pertama Gazette bersama KAi “MADARA”,PV-DVD ini berisi 6 PV di Album MADARA. Dibulan Oktober mereka mendapatkan Label baru yaitu PS Company.
Oktober 13, 2004 mereka meluncurkan Full album pertama mereka “Disorder” , dan album ini menduduki 5 besar dari the Oricon Daily Charts.
Diawal Augustus 2005 gazette meluncurkan mini album “GAMA”,Single “Cassis”,”Reila”. Ditahun ini pula mereka mengganti nama yang simple “gazette” menjadi “The Gazette”.
Mereka menciptakan album kedua mereka berjudul “NIL” dan beserta itu mereka mengadakan konser kedua mereka yang diberi nama “Nameless Liberty Six Guns Tour-final 2006″ di Budokan, selang beberapa waktu gazette mengadakan konser pertama mereka keluar Asia tepatnya di negara panser Jerman di Beethovenhalle in Bonn tanggal 28-30 2006 yang disambut hangat oleh fans-fans gazette.
Ditahun 2006 mereka menciptakan 2 single REGRET dan Filth in the Beauty. Awal tahun 2007 mereka menciptakan single yang diberi judul “Hyena” dan mengahiri konser Decomposition Beauty Tour 13.06.2007 di Yokohama Arena. Dan di April 2007 ini mereka menciptakan Full Album mereka setelah NIL “STACKED RUBBISH” sebagai promosi mereka mengadakan tour tour [STACKED RUBBISH] Pulse Wriggling to Black, yang berawal dibulan Juli 15th dan berakhir di bulan September 9th.
Salahuddin Ayyubi
Salahuddin Ayyubi atau Saladin atau Salah ad-Din (Bahasa Arab: صلاح الدين الأيوبي, Kurdi: صلاح الدین ایوبی) (Sho-lah-huud-din al-ay-yu-bi) (c. 1138 – 4 Maret 1193) adalah seorang jendral dan pejuang muslim Kurdi dari Tikrit (daerah utara Irak saat ini). Ia mendirikan Dinasti Ayyubiyah di Mesir, Suriah, sebagian Yaman, Irak, Mekkah Hejaz dan Diyar Bakr. Salahuddin terkenal di dunia Muslim dan Kristen karena kepemimpinan, kekuatan militer, dan sifatnya yang ksatria dan pengampun pada saat ia berperang melawan tentara salib. Sultan Salahuddin Al Ayyubi juga adalah seorang ulama. Beliau memberikan catatan kaki dan berbagai macam penjelasan dalam kitab hadits Abu Dawud
Shalahuddin Al-Ayyubi berasal dari bangsa Kurdi[1] . Ayahnya Najmuddin Ayyub dan pamannya Asaduddin Syirkuh hijrah (migrasi) meninggalkan kampung halamannya dekat Danau Fan dan pindah ke daerah Tikrit (Irak). Shalahuddin lahir di benteng Tikrit, Irak tahun 532 H/1137 M, ketika ayahnya menjadi penguasa Seljuk di Tikrit. Saat itu, baik ayah maupun pamannya mengabdi kepada Imaduddin Zanky, gubernur Seljuk untuk kota Mousul, Irak. Ketika Imaduddin berhasil merebut wilayah Balbek, Lebanon tahun 534 H/1139 M, Najmuddin Ayyub (ayah Shalahuddin) diangkat menjadi gubernur Balbek dan menjadi pembantu dekat Raja Suriah Nuruddin Mahmud. Selama di Balbek inilah, Shalahuddin mengisi masa mudanya dengan menekuni teknik perang, strategi, maupun politik. Setelah itu, Shalahuddin melanjutkan pendidikannya di Damaskus untuk mempelajari teologi Sunni selama sepuluh tahun, dalam lingkungan istana Nuruddin. Pada tahun 1169, Shalahudin diangkat menjadi seorang wazir (konselor).
Di sana, dia mewarisi peranan sulit mempertahankan Mesir melawan penyerbuan dari Kerajaan Latin Jerusalem di bawah pimpinan Amalrik I. Posisi ia awalnya menegangkan. Tidak ada seorangpun menyangka dia bisa bertahan lama di Mesir yang pada saat itu banyak mengalami perubahan pemerintahan di beberapa tahun belakangan oleh karena silsilah panjang anak khalifah mendapat perlawanan dari wazirnya. Sebagai pemimpin dari prajurit asing Syria, dia juga tidak memiliki kontrol dari Prajurit Shiah Mesir, yang dipimpin oleh seseorang yang tidak diketahui atau seorang Khalifah yang lemah bernama Al-Adid. Ketika sang Khalifah meninggal bulan September 1171, Saladin mendapat pengumuman Imam dengan nama Al-Mustadi, kaum Sunni, dan yang paling penting, Abbasid Khalifah di Baghdad, ketika upacara sebelum Shalat Jumat, dan kekuatan kewenangan dengan mudah memecat garis keturunan lama. Sekarang Saladin menguasai Mesir, tapi secara resmi bertindak sebagai wakil dari Nur ad-Din, yang sesuai dengan adat kebiasaan mengenal Khalifah dari Abbasid. Saladin merevitalisasi perekonomian Mesir, mengorganisir ulang kekuatan militer, dan mengikuti nasihat ayahnya, menghindari konflik apapun dengan Nur ad-Din, tuannya yang resmi, sesudah dia menjadi pemimpin asli Mesir. Dia menunggu sampai kematian Nur ad-Din sebelum memulai beberapa tindakan militer yang serius: Pertama melawan wilayah Muslim yang lebih kecil, lalu mengarahkan mereka melawan para prajurit salib.
Dengan kematian Nur ad-Din (1174) dia menerima gelar Sultan di Mesir. Disana dia memproklamasikan kemerdekaan dari kaum Seljuk, dan dia terbukti sebagai penemu dari dinasti Ayyubid dan mengembalikan ajaran Sunni ke Mesir. Dia memperlebar wilayah dia ke sebelah barat di maghreb, dan ketika paman dia pergi ke Nil untuk mendamaikan beberapa pemberontakan dari bekas pendukung Fatimid, dia lalu melanjutkan ke Laut Merah untuk menaklukan Yaman. Dia juga disebut Waliullah yang artinya teman Allah bagi kaum muslim Sunni.
Dari usia belasan tahun Shalahuddin selalu bersama ayahnya di medan pertempuran melawan Tentara Perang Salib atau menumpas para pemberontakan terhadap pemimpinnya Sultan Nuruddin Mahmud. Ketika Nuruddin berhasil merebut kota Damaskus tahun pada tahun 549 H/1154 M maka keduanya ayah dan anak telah menunjukkan loyalitas yang tinggi kepada pemimpinnya.
Dalam tiga pertempuran di Mesir bersama-sama pamannya Asaduddin melawan Tentara Perang Salib dan berhasil mengusirnya dari Mesir pada tahun 559-564 H/ 1164-1168 M. Sejak itu Asaduddin, pamannya diangkat menjadi Perdana Menteri Khilafah Fathimiyah. Setelah pamnnya meninggal, jabatan Perdana Menteri dipercayakan Khalifah kepada Shalahuddin Al-Ayyubi.
Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil mematahkan serangan Tentara Salib dan pasukan Romawi Bizantium yang melancarkan Perang Salib kedua terhadap Mesir. Sultan Nuruddin memerintahkan Shalahuddin mengambil kekuasaan dari tangan Khilafah Fathimiyah dan mengembalikan kepada Khilafah Abbasiyah di Baghdad mulai tahun 567 H/1171 M (September). Setelah Khalifah Al-’Adid, khalifah Fathimiyah terakhir meninggal maka kekuasaan sepenuhnya di tangan Shalahuddin Al-Ayyubi.
Sultan Nuruddin meninggal tahun 659 H/1174 M, Damaskus diserahkan kepada puteranya yang masih kecil Sultan Salih Ismail didampingi seorang wali. Dibawah seorang wali terjadi perebutan kekuasaan diantara putera-putera Nuruddin dan wilayah kekuasaan Nurruddin menjadi terpecah-pecah. Shalahuddin Al-Ayyubi pergi ke Damaskus untuk membereskan keadaan, tetapi ia mendapat perlawanan dari pengikut Nuruddin yang tidak menginginkan persatuan. Akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi melawannya dan menyatakan diri sebagai raja untuk wilayah Mesir dan Syam pada tahun 571 H/1176 M dan berhasil memperluas wilayahnya hingga Mousul, Irak bagian utara.
Yah segitu aja deh mungkin klo dijabarkan lagi masih panjang..
Credit by: Wikipedia
Last Edit By:MYV 5
Sweeping Software
Sweeping Software atau lebih dikenal Razia perangkat lunak komputer, yang saat ini dilakukan oleh kepolisian di beberapa tempat menimbulkan kecemasan bagi sebagian pengguna. Di Mangga Dua Jakarta, tidak kurang dari 33.000 keping CD bajakan disita, di Pekalongan bahkan polisi merazia beberapa warnet (warung internet). Bukan tidak mungkin razia akan dilakukan aparat secara besar-besaran di seluruh wilayah Indonesia.
Razia ni dilakukan untuk usaha penegakan hukum atas pelaksanaan UU No 19 tahun 2002 tentang HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dengan hukuman kurungan maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 50 juta. Selain itu, Mabes Polri juga menerima pengaduan secara resmi dari beberapa produsen peranti lunak untuk menindak tegas pelaku pembajakan.
Pembajakan sebenarnya tidak hanya menjadi permasalahan di Indonesia saja. Menurut IDC, Indonesia berada pada urutan keempat dalam daftar lima negara pembajak terbesar dunia dengan tingkat pembajakan mencapai 88%, setelah China dan Vietnam yang mencapai 92%, disusul negara pecahan Uni Sovyet Ukraina 91%, kemudian Indonesia 88%, Rusia 87%, dan Zimbabwe 87%. Ini artinya pada dasarnya pembajakan sudah menjadi permasalahan global.
Tingginya pembajakan dilaporkan telah menimbulkan kerugian besar bagi produsen. Kerugian di Asia Pasifik mencapai 53% atau sekitar US$ 7,5 miliar, sedangkan di Eropa Timur, kerugian mencapai 71% atau sekitar US$ 2,1 miliar. Di Eropa Barat kerugian mencapai 36% dan kerugian terendah di Amerika Utara sekitar 23%.[wah banyak banget yah]
Business Software Alliance (BSA), sebuah lembaga nirlaba yang merupakan asosiasi produsen peranti lunak terkemuka di dunia, termasuk di dalamnya Microsoft, Macromedia, HP, dan beberapa produsen lainnya, menemukan sekitar 130 perusahaan besar di Indonesia menggunakan software ilegal. Bahkan baru-baru ini, BSA juga menggulirkan program pemberian hadiah sebesar Rp 50 juta bagi pelapor yang menemukan pengguna bajakan.
Siapa pun tentu tidak akan rela produknya dibajak, digunakan, diperjualbelikan, bahkan direproduksi tanpa izin dari pembuat atau pemiliknya. Akan tetapi penegakan hukum tanpa memperhitungkan akibat yang ditimbulkan atau setidaknya memberikan solusi dini terhadap permasalahan ini tentu akan menimbulkan masalah baru yang bahkan mungkin lebih kompleks dari sebelumnya.Tuh, hati-hati loh untuk para pembajak….
Credits by :Hendy Nugroho
last edit by:MYV5
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- Mei 2008 (1)
- Februari 2008 (1)
- Oktober 2007 (1)
- September 2007 (6)
- Agustus 2007 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS